Persela Kehilangan Legenda Hidup

Langitsatu.com – Dunia sepak bola Indonesia berduka. Sore tadi (15/10) salah satu kiper legenda Indonesia, Choirul Huda meninggal dunia. Choirul menghembuskan nafas terakhir saat ditangani di RSUD dr. Soegiri...
choirul-huda-persela_ui7xuvp2wcv51tibgec4g5b5q

Langitsatu.com – Dunia sepak bola Indonesia berduka. Sore tadi (15/10) salah satu kiper legenda Indonesia, Choirul Huda meninggal dunia. Choirul menghembuskan nafas terakhir saat ditangani di RSUD dr. Soegiri Lamongan setelah ia mengalamai benturan dengan rekan setimnya, Ramon Rodriguez, dalam pertandingan melawan Semen Padang FC di lanjutan Gojek Traveloka Liga 1.

Pertandingan melawan Semen Padang FC sore tadi adalah pertandingan comeback Choirul Huda sebagai pemain utama setelah pada empat pertandingan terakhir ia dicadangkan. Pada menit ke 44, berniat untuk mengatasi serangan yang dibangun Semen Padang FC melalui Marcel, ia mengalami benturan keras dengan Ramon Rodriguez, yang juga ikut menghalau serangan. Sesaat setelah benturan tersebut, ia tak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Soegiri Lamongan.

Persela yang menang 2-0 di pertandingan itu harus menerima kenyataan pahit karena nyawa Choirul Huda tidak bisa diselamatkan. Choirul Huda menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 38 tahun.

Choirul Huda adalah salah satu pemain legenda Persela Lamongan dan kebanggaan seluruh fans Persela, LA Mania. Memulai karir profesionalnya sebagai pesepak bola pada tahun 1999, ia memutuskan untuk membela tim di tanah kelahirannya Lamongan, Persela FC.

One man, one team” nampaknya menjadi slogan yang cocok untuk Choirul Huda karena ia tidak pernah pindah ke tim lain sejak memulai karir profesionalnya. Karena kesetiannya pada Persela, ia diangkat menjadi PNS pada tahun 2008 dan bekerja di Dispora Lamongan.

Selama karir profesionalnya, ia pernah masuk ke jajaran pemain timnas Indonesia saat melawan Kamerun dan Myanmar pada tahun 2015. Raihan terbaiknya bersama Persela adalah saat ia berhasil membawa Persela duduk di peringkat 4 klasemen akhir Indonesia Super League (ISL) musim 2012 dan 2014.

Selamat jalan Kapten Choirul Huda “The Real Legend of Persela”, semoga semua amal ibadahmu diterima di sisi-Nya. Sosok dan jasamu akan selalu terkenang di hati LA Mania, Persela, dan Indonesia. (alf)

Photo by : tribunnews.com

Categories
Sport

Belum Sukses
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY