Divisi Putih Rajai IBL All Star 2018

Langitsatu.com – Event tahunan Indonesian Basketball League (IBL), IBL All Star tahun ini diadakan di BritAma Arena, Jakarta pada Minggu (07/01). Pertandingan yang mempertemukan pemain-pemain terbaik dari Divisi Merah dan Divisi...
25036426_196460974238311_5927850330782957568_n

Langitsatu.com – Event tahunan Indonesian Basketball League (IBL), IBL All Star tahun ini diadakan di BritAma Arena, Jakarta pada Minggu (07/01). Pertandingan yang mempertemukan pemain-pemain terbaik dari Divisi Merah dan Divisi Putih ini berhasil dimenangkan oleh tim Divisi Putih dengan skor 130-114.

Divisi Putih diperkuat enam pemain Pelita Jaya (Xaverius, Komink, CJ Giles, Bradford, Adhi Pratama, dan Ragil), dua pemain Pacific Caesar (David Seagers dan Indra Muhammad), satu pemain Stapac Jakarta (Abraham), serta satu pemain Satya Wacana Salatiga (Jontaveous Sulton)

Divisi Merah diperkuat lima pemain Satria Muda (Hardianus, Arki Wisnu, Avan Seputra, Christian Sitepu, dan Dior Lowhorn), dua pemain BSB Hangtuah (Nahshon George dan Keenan Palmore), dua pemain Bima Perkasa Jogja (Anthony McDonald dan Yanuar Priasmoro), serta satu pemain Garuda Bandung (Surliyadin).

Sejak awal, pertandingan antara kedua tim ini berlangsung sangat menarik. Pemain dari kedua tim bergantian menunjukkan skill terbaik mereka untuk menghibur para penonton. Para big man menunjukkan skill slam dunk mereka, sementara para small man menunjukkan skill dribble dan three point.

1 2

Pertandingan All Star ini semakin menarik karena diwarnai dengan persaingan antara Wayne Bradford dari Divisi Putih dan Nahshon George dari Divisi Merah. Kedua pemain ini saling menjaga satu sama lain dan tidak ingin digantikan oleh pemain lainnya. Sampai akhirnya di akhir kuarter 2, Wayne Bradford harus diganti karena telah melakukan empat kali pelanggaran. Paruh pertama pertandingan ditutup dengan keunggulan Divisi Putih, 61-57.

Di paruh kedua, pemain Divisi Merah yang kebanyakan diisi oleh pemain dari Satria Muda Pertamina Jakarta mencoba membalikkan keadaan. Namun, pertahanan Divisi Putih yang dikomandoi beberapa pemain Pelita Jaya Jakarta mampu menghentikan serangan-serangan dari Divisi Merah.

Hujan slam dunk dan three point masih terjadi sampai pertandingan usai. Divisi Putih berhasil keluar sebagai pemenang All Star tahun ini. Center Pelita Jaya, CJ Giles, menjadi Most Valuable Player (MVP) pada gelaran All Star 2018 setelah mampu mencetak 40 points dan 10 rebounds. (alf)

3 4

 

 

5 6

 

Categories
Sport

Belum Sukses
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY