CLS Knights Indonesia Juara ABL 2018/2019

CLS Knights Indonesia tumbangkan Singapore Slingers di gim penentu Final ABL 2018/2019 dengan skor 84-81
IMG_0026

Langitsatu.com – CLS Knights Indonesia sukses bawa pulang piala Asean Basketball League (ABL) 2018/2019 setelah tumbangkan Singapore Slingers di Final ABL 2018/2019 yang memakai sistem Best of Five. Kemenangan CLS Knights 84-81 di gim penentu yang berlangsung di OCBC Arena Singapura (15/5) membawa mereka unggul 3-2 dan memastikan diri menjadi penguasa ABL 2018/2019.

Maxie Esho menjadi pahlawan CLS Knights Indonesia di gim ini dengan 25 points, 1 assist, dan 8 rebounds. Esho memasukkan 9 dari 12 percobaan tembakan 2 angka,  2 dari 4 percobaan tembakan 3 angka, serta 1 tembakan gratis. Ia pun dinobatkan menjadi MVP Finals ABL 2018/2019.

Singapore Slingers yang menjadi tuan rumah di gim penentu langsung membuat seisi stadion bergemuruh dengan keunggulan 9-0 di dua menit pertama kuarter satu. Namun, tidak konsistennya permainan Singapore Slingers membuat CLS Knights sempat membalikkan kedudukan menjadi 14-16 di menit enam kuarter satu. Kuarter satu berakhir 27-23 untuk keunggulan Singapore Slingers.

Di kuarter dua, kedua tim menampilkan pertahanan yang kuat, kedua tim sama-sama dibuat sulit untuk menambah angka. Singapore Slingers dan CLS Knights Indonesia masing-masing hanya membuat 17 poin di kuarter dua, skor sementara 44-40 masih untuk keunggulan CLS Knights Indonesia.

Lima poin cepat Maxie Esho di awal kuarter tiga membuat CLS Knights Indonesia berbalik unggul 45-44. Namun, dua pilar utama Singapore Slingers, Jerran Young dan Xavier Alexander, membuat Slingers kembali unggul 49-45. Tidak konsistennya permainan CLS Knights Indonesia membuat Slingers menjauh di akhir kuarter tiga, skor 65-58.

Slingers yang sudah berada di atas angin sempat lengah di awal kuarter empat. Tujuh poin Maxie Esho memperkecil selisih poin CLS Knights atas Slingers menjadi 3 poin, 71-74. Timeout langsung diambil pelatih Slingers, B. Neo, untuk menghentikan momentum CLS Knights. Terbukti selepas timeout, Slingers kembali menjauh 78-71.

Keuggulan Singapore Slingers tidak bertahan lama, 3 poin guard CLS Knights, Brandon Jawato, kembali memperkecil defisit poin menjadi 74-78. Maxie Esho kembali menjadi mimpi buruk Singapore Slingers, lima angka berturut-turutnya menyamakan kedudukan 79-79 di sisa waktu 1 menit. Momentum sepenuhnya milik CLS Knights Indonesia saat Wong Wei Long, yang merupakan bekas pemain Singapore Slingers, membuat tembakan tiga angka dan membawa CLS Knights unggul 82-79 dengan sisa waktu 50 detik.

Singapore Slingers tidak mampu menyamakan kedudukan di sisa waktu kuarter empat. Skor akhir 84-81 untuk kemenangan CLS Knights Indonesia. Kemenangan ini membawa CLS Knights Indonesia untuk pertama kalinya menjadi juara Asean Basketball League dalam 2 tahun keikutsertaannya di Asean Basketball League. (alf)

Categories
Sport
No Comment

Leave a Reply

*

*

RELATED BY